Sebanyak 20 anak Pramuka Siaga (10 putra dan 10 putri) dari Gugus Depan (Gudep) “Oskar Surjaatmadja” yang berpangkalan di SD Islam Al Syukro, Ciputat, bersiap mengikuti PESTA BESAR SIAGA (PBS) yang akan digelar pada Sabtu, 28 Mei 2011 di Perguruan Islam Al-Izhar, Pondok Labu, Jakarta Selatan.
    PBS adalah merupakan pertemuan Pramuka Siaga yang berisi kegiatan bersama antar perindukan beberapa Gudep Pramuka dan merupakan kegiatan yang bentuknya dipilih serta diselenggarakan sesuai dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan peserta didik, selain keadaan kepentingan perkembangan masyarakat setempat.
    Tujuan penyelenggaraan PBS yang bertema “DENGAN SEMANGAT PBS KITA JADIKAN SIAGA MANDIRI” ini adalah untuk membina, mengembangkan kekeluargaan dan persaudaraan antar sesama Pramuka Siaga; memberikan variasi latihan; tukar menukar pengalaman, pengetahuan dan kecakapan antar Pramuka Siaga yang tersurat dan tersirat dalam Dwi Dharma Pramuka Siaga.
     “Selain dari tujuan tersebut, PBS juga dimaksudkan untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan dan rasa keingin tahuan, serta menanamkan rasa percaya diri dan peka terhadap lingkungan,” ujar Bapak Suwandi SE selaku pembina Pramuka Siaga di SD Islam Al Syukro.
    Menurut Pak Suwandi, Pramuka Siaga dari SD Islam Al Syukro kini tengah giat berlatih guna mempersiapkan diri tampil maksimal dan meraih juara dalam berbagai ajang lomba yang diselenggarakan pada PBS tersebut. “Kami melatih Pramuka Siaga ini pada setiap Senin dan Selasa pukul 14.30 wib, dan pada setiap Kamis melakukan latihan pemantapan. Selain para guru, pembina Pramuka Siaga, para instrukturnya dibantu juga oleh tiga orang pelatih khusus kepanduan dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta yaitu Kak Adam, Kak Emma, dan Kak Lela,” tuturnya.
    Adapun sejumlah lomba yang akan diikuti oleh Pramuka Siaga dari SD Islam Al Syukro ini adalah LOMBA BUNDA – YANDA yang merupakan lomba menggambar Pahlawan Nasional seperti R.A Kartini, Pattimura, Cut Meutia, Imam Bonjol dan lainnya. LOMBA PINRUNG – WAPINRUNG, yakni menyanyikan Hymne Pramuka dengan penilaian para dewan juri berdasarkan kepada kekompakan, ketepatan lagu, dan keselarasan suara.
    LOMBA SULUNG, dimana peserta bergantian setiap orang per barung untuk melihat dan mengingat atribut Pramuka. “Latihan ini untuk mengolah dan memperkuat daya ingat para Pramuka Siaga,” jelas Pak Suwandi. Ada lagi, LOMBA PERINDUKAN SIAGA dengan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dengan mata tertutup. “Lomba ini melatih kedisiplinan dan konsentrasi peserta terhadap aba-aba yang diberikan,” tukasnya lagi.
    Dan terakhir adalah LOMBA PAK CIK – BU CIK yang merupakan lomba membuat hasta karya. “Peserta akan membuat kerajinan tangan dengan menghias gambar siluet tunas kelapa sebagai Lambang Gerakan Pramuka,” ujar Pak Suwandi sembari menyebut bahwa target Pramuka Siaga SD Islam Al Syukro adalah menjadi pemenang pada setiap lomba.
    Selain aneka lomba tadi, PBS akan diisi pula dengan anek games yang non penjurian seperti Ice Breaking, Oray-Orayan (untuk melatih kekompakan dan kerjasama tim), Cabut Ekor (untuk melatih uji ketangkasan dan kecepatan), Helm Kapitan (yang melatih ketepatan memecahkan balon air di atas kepala), Buldozer (permainan untuk kekompakan), dan Halang Rintang yang menguji ketangkasan, kekuatan fisik dan kekompakan tim. (fdl)