Situs resmi milik Kementerian Pendidikan Nasional, Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) telah mempublikasikan DAFTAR SK INPASSING GURU BUKAN PNS JENJANG PENDIDIKAN DASAR YANG SUDAH TERBIT (per Agustus 2010). Hasilnya, terdapat sepuluh nama guru SD Islam Al Syukro yang berhasil memperoleh SK INPASSING untuk wilayah Kota Tangerang Selatan, Propinsi Banten tersebut.
    Kesepuluh guru SD Islam Al Syukro---yang sebelumnya telah memiliki NUPTK (Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan) dari Kementerian Pendidikan Nasional---tersebut adalah:
 
(No.  Nama # NUPTK # Tingkat # Nomor SK # Setara Golongan)
1.    Fatrikhah # 1863756657300052 # SD # 82806/A4.4/KP/2010 # III/a
2.    Henrizal Saidi Harahap 4943756657200022 SD 82594/A4.4/KP/2010 III/a
3.    Lailya Hasmy 9840755656300002 SD 82593/A4.4/KP/2010 III/a
4.    Leny Latifah 1246760660300003 SD 82596/A4.4/KP/2010 III/a
5.    Linah Sahayati 1345754655300003 SD 82805/A4.4/KP/2010 III/a
6.    Mastari 2335756659200003 SD 82592/A4.4/KP/2010 III/a
7.    Proborini 4134752654200003 SD 82597/A4.4/KP/2010 III/a
8.    Siti Nur Istiqomah 0933752654300092 SD 82854/A4.4/KP/2010 III/b
9.    Tarni 9961749651300002 SD 82853/A4.4/KP/2010 III/b
10.    Yayu Eko Rusmiati # 1641755662200002 # SD # 82595/A4.4/KP/2010 # III/a

    INPASSING adalah merupakan program penyetaraan jabatan dan kepangkatan guru bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan guru PNS yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No.47/2007 tentang Penetapan Inpassing Jabatan Guru Bukan PNS dan Angka Kreditnya; yang kemudian diubah menjadi Permendiknas No.22/2010 yang ditetapkan di Jakarta pada 29 September 2010 dan ditandatangani langsung oleh Mendiknas, Bapak Mohammad Nuh.
    INPASSING ini bukan sebatas untuk memberikan tunjangan profesi bagi mereka, namun lebih jauh adalah untuk menetapkan kesetaraan jabatan, pangkat/golongan yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku sekaligus demi tertib administrasi Guru Bukan PNS.
Penuh Syukur
    Sementara itu, menurut Wakil Kepala SD Islam Al Syukro bidang Kurikulum, Ibu Tarni SPd---yang juga termasuk salah seorang guru penerima SK Inpassing untuk golongan III/b---, dirinya bersyukur dapat menerima SK Inpassing tersebut. “Maklum, perjuangan untuk memperolehnya sudah kami ajukan sejak tahun 2009 lalu. Tiga tahun kami menantinya, dan alhamdulillah akhirnya pada tahun ini kami memperoleh informasi tentang keluarnya SK tersebut,” ujarnya penuh syukur.
    Ibu Tarni menambahkan, SK Inpassing ini masih ‘belum ada pengaruh’ apa-apa secara nominal penghasilan, bila seorang Guru yang telah menerima SK Inpassing belum meraih ‘Sertifikasi Profesi’nya. “Kalau sudah mengantongi Sertifikasi Profesi sekali pun, SK Inpassing ini masih harus ditindaklanjuti dengan sejumlah proses lanjutan, misalnya pemberkasan ulang dan sebagainya terutama di tingkat Kabupaten/Kota,” terangnya.  (fdl)